Mari Mulai dari A


Karya: Shafia F Azahra



Aku ,
Seorang yang selalu berada di persimpangan
Dihadapkan pada satu rasa dalam insan berbeda-beda
Semua tiba-tiba penuh pertimbangan

Ada yang mencoba menjadi yang terbaik,
Ada yang diam memendamnya,
Ada yang merayu namun malu,
Dan yang paling bahaya adalah
Diam tanpa mengungkapkan  namun beriringan dengan doa yang dipanjatkan

Bimbang? Memang
Seketika aku yang paling mengerti dengan diriku sendiri menjadi kaku
Tak tahu harus  memberi pernyataan apa
Kerap aku dibuatnya tidak bisa berkata-kata
Terlontar manis entah dari mulut atau hati terdalamnya

Dan seperti  biasanya,
Siapa yang tak tersipu malu kalau disentuh dengan kata- kata indah
Manusiawi bukan?
Saat ini rupanya aku masih menjadi seorang yang lemah
Tak pernah tega pada yang memiliki rasa

Mari kita ceritakan caranya
Ada yang selalu bersedia dan mengungkapkan penuh janji,
Ada yang mengungkapkan untuk pertama kali lalu berdiskusi dalam hati,
Ada yang merayu dengan berani dan memberi isyarat lewat pesan yang ditulis jemari,
Dan tak tahu siapa yang menjadi pendoa terbaik untuk diriku selain kedua orang tuaku

Semoga kalian yang mencintai dapat dicintai
Dan terimakasih untuk rasa yang pernah kalian bisikan
Doa terbaik ku berikan sebagai penghargaan
Maaf jika diantara kalian ku buat kecewa dengan keadaan

Aku juga memiliki rasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpisahan

Entah Tulus atau Bodoh

Ragu